Ada banyak produk dan bahan kimia di luar sana yang dapat merusak cat mobil Anda secara permanen. Mengetahui sejak awal bahan mana saja yang berbahaya akan membantu Anda mencegah kerusakan cat kendaraan kesayangan sejak dini. Jika cat sudah terlanjur kusam atau rusak, perawatan di salon mobil malang seperti Catfish Autodetail bisa menjadi solusi tepat untuk mengembalikan kilau mobil Anda.
Berikut adalah beberapa hal yang sering kali merusak permukaan cat mobil tanpa disadari:
1. Kopi & Soda
Kebanyakan orang tidak tahu bahwa tumpahan minuman seperti kopi dan soda dapat merusak cat mobil. Minuman ini memiliki tingkat keasaman tinggi yang dapat menggerogoti lapisan pelindung cat dan memicu proses korosi. Kandungan gula di dalamnya juga meninggalkan residu lengket. Pastikan untuk segera membersihkan tumpahan tersebut. Untuk penanganan menyeluruh pada bagian dalam kendaraan yang terkena tumpahan, Anda bisa memanfaatkan layanan salon interior profesional.
2. Kotoran Burung
Zat merusak lainnya adalah kotoran burung. Kotoran burung dapat meninggalkan bekas permanen pada bagian luar kendaraan karena sifatnya yang asam. Saat terpapar sinar matahari, kotoran akan mengeras dan menyatu dengan cat. Segera bersihkan dengan lap basah dan deterjen ringan. Hindari menggosok terlalu keras karena partikel biji atau pasir pada kotoran dapat menggores permukaan cat.
3. Tetesan Bensin
Pemilik mobil harus berhati-hati saat mengisi bahan bakar. Bensin yang meluap atau menetes ke bodi mobil dapat meninggalkan noda. Meskipun bensin cepat menguap, bekasnya tetap bisa merusak estetika bodi. Perlindungan rutin seperti waxing atau memberikan lapisan coating sangat disarankan untuk menjaga daya tahan cat dari paparan bahan kimia.
4. Mencuci Mobil dengan Spons Kotor
Mencuci mobil secara rutin memang sangat dianjurkan, tetapi lakukanlah dengan teknik yang benar. Menggunakan spons atau kain lap yang kotor justru bisa menggores lapisan cat karena adanya partikel debu yang tertinggal. Jika cat mobil Anda sudah terlanjur mengalami baret halus (swirl mark), Anda bisa membawanya ke jasa salon eksterior untuk proses pemolesan (polishing) agar permukaannya kembali halus dan mengkilap.
5. Getah Pohon & Serangga
Memarkir mobil di bawah pohon rindang memang sejuk, tetapi risiko terkena tetesan getah pohon sangat tinggi. Getah pohon memilik sifat perekat yang kuat dan jika mengering, getah ini sangat sulit dibersihkan tanpa merusak lapisan clear coat. Begitu pula dengan bangkai serangga yang menempel di area bumper atau kaca depan setelah perjalanan jauh. Sifat asam dari cairan tubuh serangga dapat mengikis cat jika dibiarkan terlalu lama.
6. Paparan Sinar UV & Hujan Asam
Sinar matahari langsung secara terus-menerus memancarkan radiasi UV yang dapat membuat warna cat mobil memudar, kusam, dan memicu retak-retak halus (oksidasi). Selain itu, air hujan mengandung zat asam dan mineral yang jika dibiarkan mengering di badan mobil akan menimbulkan jamur (water spot). Perlindungan ekstra berupa coating nano ceramic dari Catfish Autodetail sangat direkomendasikan untuk memblokir radiasi UV dan memberikan efek daun talas (hydrophobic) agar air hujan tidak menempel.
7. Debu Industri & Polusi Udara
Bagi Anda yang sering melintas di kawasan pabrik atau proyek konstruksi, debu halus berbahan kimia dan partikel besi (fallout) bisa menempel kuat di permukaan cat. Jika tercampur air dan panas, partikel ini akan merusak kerapatan cat dan membuatnya terasa kasar saat diraba. Penanganan pembersihan bertahap di salon eksterior diperlukan untuk mengangkat kontaminan ini secara aman.
Minta Perawatan Profesional di Catfish Autodetail
Menjaga kondisi bodi dan interior kendaraan memerlukan perawatan yang tepat. Catfish Autodetail, sebagai pilihan salon mobil malang terpercaya, hadir dengan berbagai layanan seperti salon interior, salon eksterior, hingga perlindungan tingkat lanjut berupa coating untuk memastikan mobil Anda selalu tampil layaknya mobil baru.
